Posts

Ada beberapa faktor yang bisa menyebabkan mobil tidak bisa menanjak, antara lain:

Masalah Mesin:

– Kekurangan tenaga: Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa faktor, seperti:
– Mesin yang sudah tua dan aus: Seiring waktu, mesin mobil akan mengalami keausan dan kehilangan tenaganya.
– Masalah pada sistem bahan bakar: Jika sistem bahan bakar tersumbat atau kotor, maka mesin tidak akan
mendapatkan cukup bahan bakar untuk menghasilkan tenaga yang dibutuhkan.
– Masalah pada sistem kelistrikan: Jika sistem kelistrikan bermasalah, maka komponen-komponen mesin tidak akan
– bekerja dengan baik, sehingga tenaga yang dihasilkan pun berkurang.
– Masalah pada transmisi: Transmisi yang bermasalah, seperti kopling yang selip atau gigi transmisi yang aus, dapat
menyebabkan mobil tidak kuat menanjak.
– Masalah pada sistem pendinginan: Jika sistem pendinginan tidak bekerja dengan baik, maka mesin bisa menjadi
overheat dan kehilangan tenaganya.

Faktor Lainnya:

– Muatan berlebih: Jika mobil membawa muatan yang terlalu berat, maka mesin akan bekerja lebih keras dan bisa
kehilangan tenaganya saat menanjak.
– Kondisi jalan: Jalan yang licin atau berlubang dapat membuat mobil kehilangan traksi dan sulit menanjak.
– Kesalahan pengemudi: Kesalahan pengemudi, seperti tidak menggunakan gigi yang tepat atau tidak menjaga kecepatan
yang cukup, juga dapat menyebabkan mobil tidak kuat menanjak.

Tips Mengatasi Mobil yang Tidak Bisa Menanjak:

– Periksa kondisi mesin: Pastikan mesin mobil dalam kondisi yang baik dan terawat.
– Gunakan gigi yang tepat: Saat menanjak, gunakan gigi yang lebih rendah untuk memberikan tenaga yang lebih besar
pada roda.
– Jaga kecepatan yang cukup: Jangan mengemudi terlalu lambat saat menanjak, karena dapat menyebabkan mobil
kehilangan tenaga.
– Hindari membawa muatan berlebih: Jangan membawa muatan yang terlalu berat saat menanjak.
– Berhati-hatilah saat menanjak di jalan yang licin atau berlubang.

Jika mobil Anda masih tidak bisa menanjak setelah mencoba tips-tips di atas, sebaiknya Anda segera membawanya ke bengkel untuk diperbaiki.

Jika ingin melakukan pengecekan kalian bisa menghubungi kami melalui Whatsapp kami di 081282600888 atau bisa melalui website kami di www.autolux.co.id atau bisa langsung datang ke salah satu lokasi bengkel kami. Melakukan pengecekan di bengkel kami tidak dikenakan biaya.

Perbedaan Penggunaan Kanebo dan Microfiber

Kanebo dan Microfiber adalah dua jenis kain yang sering digunakan untuk berbagai keperluan, seperti membersihkan mobil, motor, rumah, dan peralatan elektronik. Meskipun memiliki beberapa kesamaan, ada beberapa perbedaan penting dalam penggunaan kedua jenis kain ini:

Daya Serap:

– Kanebo: Memiliki daya serap air yang tinggi dan cepat kering.
– Microfiber: Memiliki daya serap air yang lebih tinggi dibandingkan kanebo, dan dapat menampung lebih banyak air
dalam serat kainnya.

Kelembutan:

– Kanebo: Teksturnya lebih kasar dan dapat meninggalkan goresan halus pada permukaan yang sensitif.
– Microfiber: Teksturnya lebih halus dan lembut, sehingga aman untuk digunakan pada permukaan yang sensitif seperti
cat mobil, kaca, dan layar elektronik.

Kemampuan Membersihkan:

– Kanebo: Efektif untuk mengangkat kotoran dan debu yang besar.
– Microfiber: Efektif untuk mengangkat kotoran dan debu yang mikroskopis, serta dapat membersihkan bakteri dan
jamur.

Ketahanan:

– Kanebo: Kurang tahan lama dan mudah rusak jika sering digunakan.
– Microfiber: Lebih tahan lama dan dapat digunakan berulang kali setelah dicuci.

Penggunaan:

– Kanebo: Cocok untuk membersihkan permukaan yang basah dan membutuhkan daya serap tinggi.
– Microfiber: Cocok untuk membersihkan berbagai permukaan, baik basah maupun kering, dan dapat digunakan untuk
berbagai keperluan seperti membersihkan mobil, motor, rumah, dan peralatan elektronik.

Kesimpulan:

Kedua jenis kain ini memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Pilihan terbaik tergantung pada kebutuhan dan jenis permukaan yang ingin dibersihkan.

Tips:

Gunakan kanebo untuk membersihkan permukaan yang basah dan membutuhkan daya serap tinggi.
Gunakan microfiber untuk membersihkan berbagai permukaan, baik basah maupun kering, dan untuk membersihkan bakteri dan jamur.
Cuci kanebo dan microfiber secara teratur untuk menjaga kebersihan dan daya serapnya.

Jika ingin melakukan cuci mobil kalian bisa langsung datang ke lokasi bengkel kami.

Ada beberapa cara untuk mengetahui umur aki:

1. Memeriksa Tanggal Produksi Aki

– Cari kode produksi: Kode ini biasanya tercetak pada bodi aki, dan formatnya berbeda-beda tergantung merek aki.
– Pahami format kode: Umumnya, kode produksi terdiri dari angka dan huruf. Dua angka pertama menunjukkan tahun
produksi, dan huruf selanjutnya menunjukkan bulan produksi. Contoh: 23B12 berarti aki diproduksi pada tahun 2023
(23), bulan November (B), dan tanggal 12 (12).
– Hitung usia aki: Kurangi tahun produksi dari tahun sekarang. Contoh: Jika sekarang tahun 2024, dan kode produksi
aki menunjukkan tahun 2023, maka usia aki adalah 1 tahun.

2. Memeriksa Warna Indikator Aki

– Cari indikator aki: Indikator ini biasanya berupa jendela kecil yang menunjukkan warna berbeda-beda tergantung
kondisi aki.
– Perhatikan warnanya:
– Hijau: Aki dalam kondisi baik.
– Kuning: Aki mulai lemah, perlu dipantau.
– Putih/Merah: Aki lemah, perlu segera diganti.

3. Memeriksa Tegangan Aki

– Gunakan alat ukur tegangan (voltmeter): Hubungkan voltmeter ke terminal positif dan negatif aki.
– Periksa nilai tegangan: Tegangan aki yang normal adalah sekitar 12,6 volt.
– Tentukan kondisi aki:
– Tegangan > 12,6 volt: Aki dalam kondisi baik.
– Tegangan 12,2 – 12,6 volt: Aki mulai lemah, perlu dipantau.
– Tegangan < 12,2 volt: Aki lemah, perlu segera diganti. 4. Memeriksa Kapasitas Aki - Gunakan alat ukur kapasitas aki (battery tester): Ikuti petunjuk penggunaan alat untuk mengukur kapasitas aki. - Bandingkan hasil pengukuran dengan spesifikasi aki: Kapasitas aki yang normal adalah sekitar 80% dari spesifikasi aki. - Tentukan kondisi aki: - Kapasitas > 80%: Aki dalam kondisi baik.
– Kapasitas 60% – 80%: Aki mulai lemah, perlu dipantau.
– Kapasitas < 60%: Aki lemah, perlu segera diganti. 5. Memeriksa Gejala Aki Lemah - Mesin mobil sulit dihidupkan: Ini adalah salah satu tanda paling umum aki lemah. - Lampu mobil redup: Aki yang lemah tidak dapat memberikan daya yang cukup untuk lampu mobil. - Suara klakson lemah: Suara klakson yang lemah juga bisa menjadi tanda aki lemah. - Aksesoris mobil tidak berfungsi: Aki yang lemah tidak dapat memberikan daya yang cukup untuk aksesoris mobil seperti radio, power window, dan AC. Tips: - Sebaiknya periksa aki secara berkala, minimal setiap 6 bulan sekali. - Jika Anda menemukan tanda-tanda aki lemah, segera periksakan ke bengkel terpercaya. - Gunakan aki yang sesuai dengan spesifikasi kendaraan Anda. Informasi Tambahan: - Umur aki rata-rata adalah 2-3 tahun. - Faktor-faktor yang dapat mempersingkat umur aki antara lain: - Penggunaan aki yang berlebihan. - Kondisi cuaca yang ekstrim. - Sistem kelistrikan kendaraan yang bermasalah. Jika ingin melakukan pengecekan atau ganti aki kalian bisa menghubungi kami melalui Whatsapp kami di 081282600888 atau bisa melalu website kami di www.autolux.co.id atau bisa langsung datang ke salah satu lokasi bengkel kami.

Perbedaan Busi Iridium dan Busi NGK Biasa

Material

– Busi Iridium: Elektroda pusat terbuat dari logam iridium yang tahan panas dan aus.
– Busi NGK Biasa: Elektroda pusat terbuat dari tembaga yang lebih murah, namun tidak tahan panas dan aus seperti
iridium.

Performa

– Busi Iridium:
– Percikan api lebih fokus dan stabil, menghasilkan pembakaran yang lebih efisien dan bertenaga.
– Akselerasi lebih responsif dan konsumsi bahan bakar lebih hemat.
– Umur pakai lebih panjang, bisa mencapai 2-3 kali lipat busi biasa.
– Busi NGK Biasa:
– Percikan api lebih lemah dan mudah terpengaruh oleh kondisi mesin.
– Akselerasi dan konsumsi bahan bakar standar.
– Umur pakai lebih pendek, perlu diganti lebih sering.

Harga

– Busi Iridium: Lebih mahal dibandingkan busi NGK biasa.
– Busi NGK Biasa: Lebih murah dan mudah ditemukan.

Kesimpulan:

Busi iridium menawarkan performa yang lebih baik, umur pakai yang lebih panjang, dan efisiensi bahan bakar yang lebih tinggi dibandingkan busi NGK biasa. Namun, harganya lebih mahal. Busi NGK biasa lebih murah, namun performanya tidak sebaik busi iridium.

Tipe Busi NGK Biasa:

– Busi Standar: Untuk penggunaan normal sehari-hari.
– Busi Racing: Untuk performa mesin yang lebih tinggi.

Tips Memilih Busi:

– Pertimbangkan jenis kendaraan, gaya mengemudi, dan budget Anda.
– Konsultasikan dengan mekanik terpercaya untuk mendapatkan rekomendasi busi yang tepat.

Jika ingin melakukan pengecekan busi dan ingin mengganti busi mobil, kalian bisa menghubungi kami melalui Whatsapp kami di 081282600888 atau bisa melalu website kami di www.autolux.co.id atau bisa langsung datang ke salah satu lokasi bengkel kami.

Ada beberapa alasan mengapa Anda perlu membongkar karpet dasar mobil:

1. Membersihkan:

Kotoran dan debu: Karpet dasar mobil merupakan tempat yang mudah kotor dan berdebu. Debu dan kotoran ini dapat menumpuk dan menyebabkan bau tak sedap, serta dapat merusak karpet dan lantai mobil. Membongkar karpet dasar memungkinkan Anda untuk membersihkannya secara menyeluruh dengan air dan sabun, atau vacuum cleaner.
Banjir: Jika mobil Anda terkena banjir, karpet dasar kemungkinan besar akan basah dan kotor. Membongkarnya memungkinkan Anda untuk mengeringkannya dan membersihkannya dengan benar untuk mencegah bau apek dan kerusakan.
Tumpahan: Jika ada tumpahan makanan atau minuman di karpet dasar, Anda perlu membongkarnya untuk membersihkannya dengan benar.

2. Memperbaiki:

Kerusakan: Jika karpet dasar robek atau rusak, Anda mungkin perlu membongkarnya untuk memperbaikinya atau menggantinya.
Bau: Jika karpet dasar mengeluarkan bau tak sedap yang tidak dapat dihilangkan dengan pembersihan, Anda mungkin perlu membongkarnya untuk mencari sumber bau dan mengatasinya.

3. Memasang aksesoris:

Karpet pelapis: Jika Anda ingin memasang karpet pelapis di atas karpet dasar, Anda perlu membongkar karpet dasar terlebih dahulu.
Peredam suara: Jika Anda ingin memasang peredam suara di lantai mobil, Anda mungkin perlu membongkar karpet dasar untuk mengaksesnya.

4. Memeriksa kondisi lantai:

Karat: Membongkar karpet dasar memungkinkan Anda untuk memeriksa kondisi lantai mobil dan mencari tanda-tanda karat atau kerusakan lainnya.
Kebocoran: Jika Anda melihat air atau basah di bawah karpet dasar, Anda perlu membongkarnya untuk mencari sumber kebocoran.

Kesimpulan:

Membongkar karpet dasar mobil mungkin diperlukan untuk berbagai alasan, seperti membersihkan, memperbaiki, memasang aksesoris, atau memeriksa kondisi lantai. Pastikan Anda memiliki semua alat yang diperlukan dan ikuti langkah-langkah dengan hati-hati untuk menghindari kerusakan.

Jika ingin melakukan pembongkaran karpet dasar kalian bisa menghubungi kami karena kami memiliki detailer yang profesional dengan hasil yang memuaskan dengan harga yang terjangkau, kalian bisa menghubungi melalui Whatsapp kami di 081282600888 atau bisa melalu website kami di www.autolux.co.id atau bisa langsung datang ke salah satu lokasi bengkel kami.

Perbedaan Aki Kering dan Aki Basah
Aki merupakan komponen penting dalam kendaraan yang berfungsi untuk menyimpan dan menyuplai energi listrik. Ada dua jenis aki yang umum digunakan, yaitu aki kering dan aki basah. Berikut adalah perbedaan antara kedua jenis aki tersebut:

1. Tipe Cairan
Aki Kering: Menggunakan elektrolit berbentuk gel yang tidak mudah menguap.
Aki Basah: Menggunakan air aki (campuran air suling dan asam sulfat) yang perlu diperiksa dan diisi ulang secara berkala.

2. Perawatan
Aki Kering: Bebas perawatan (maintenance free) karena tidak memerlukan pengisian air aki.
Aki Basah: Membutuhkan perawatan rutin, seperti pengecekan dan pengisian air aki secara berkala.

3. Daya Tahan
Aki Kering: Memiliki usia pakai rata-rata 1-2 tahun.
Aki Basah: Memiliki usia pakai rata-rata 2-3 tahun, namun bisa lebih lama jika dirawat dengan baik.

4. Harga
Aki Kering: Memiliki harga yang lebih mahal dibandingkan aki basah.
Aki Basah: Memiliki harga yang lebih murah dibandingkan aki kering.

5. Kemampuan Starter
Aki Kering: Memiliki kemampuan starter yang lebih tinggi dibandingkan aki basah.
Aki Basah: Memiliki kemampuan starter yang lebih rendah dibandingkan aki kering.

6. Ketahanan terhadap Getaran
Aki Kering: Lebih tahan terhadap getaran dibandingkan aki basah.
Aki Basah: Lebih rentan terhadap getaran dibandingkan aki kering.

7. Risiko Kebocoran
Aki Kering: Memiliki risiko kebocoran yang lebih kecil karena wadah aki tertutup rapat.
Aki Basah: Memiliki risiko kebocoran yang lebih besar karena terdapat lubang untuk mengisi air aki.

Kesimpulan:

Aki kering dan aki basah memiliki kelebihan dan kekurangan masing-masing. Pilihan jenis aki yang tepat tergantung pada kebutuhan dan preferensi pengguna.

Berikut beberapa tips untuk memilih jenis aki yang tepat:

Pertimbangkan budget: Aki kering umumnya lebih mahal daripada aki basah.
Pertimbangkan kebutuhan: Jika Anda membutuhkan aki dengan daya tahan tinggi dan bebas perawatan, pilihlah aki kering. Jika Anda memiliki budget terbatas dan tidak keberatan dengan perawatan rutin, pilihlah aki basah.
Pertimbangkan jenis kendaraan: Aki kering umumnya lebih cocok untuk kendaraan modern dengan sistem kelistrikan yang kompleks. Aki basah masih bisa digunakan pada kendaraan tua, namun perlu dirawat dengan lebih baik.

Penggunaan air coolant dan air biasa pada radiator mobil memiliki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Berikut adalah penjelasannya:

Air Coolant:

Kelebihan:

Memiliki titik didih yang lebih tinggi daripada air biasa, sehingga mesin tidak mudah panas.
Mengandung zat anti-karat dan anti-korosi yang melindungi komponen radiator.
Memiliki pelumas yang menjaga kinerja pompa air radiator.
Mencegah pembentukan kerak dan lumpur dalam radiator.
Tersedia dalam berbagai warna yang dapat membantu mendeteksi kebocoran.
Kekurangan:

Harganya lebih mahal daripada air biasa.
Perlu diganti secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Bisa menyebabkan kerusakan jika tidak dicampur dengan air dengan rasio yang tepat.
Air Biasa:

Kelebihan:

Mudah didapatkan dan murah.
Tidak memerlukan pergantian berkala seperti coolant.
Kekurangan:

Memiliki titik didih yang lebih rendah daripada coolant, sehingga mesin lebih mudah panas.
Tidak mengandung zat anti-karat dan anti-korosi, sehingga dapat menyebabkan kerusakan pada komponen radiator.
Dapat menyebabkan pembentukan kerak dan lumpur dalam radiator.
Kesimpulan:

Penggunaan air coolant lebih direkomendasikan daripada air biasa untuk radiator mobil karena memiliki banyak manfaat dan dapat menjaga kesehatan mesin. Air biasa hanya boleh digunakan dalam keadaan darurat dan harus segera diganti dengan coolant.

Berikut adalah beberapa tips dalam memilih dan menggunakan coolant:

Pilihlah coolant yang sesuai dengan spesifikasi mobil Anda.
Campurkan coolant dengan air dengan rasio yang tepat.
Ganti coolant secara berkala sesuai dengan rekomendasi pabrikan.
Periksa level coolant secara rutin.

Jika ingin melakukan pengecekan terhadap radiator mobil kalian, bisa menghubungi kami melalui Whatsapp kami di 081282600888 atau bisa melalu website kami di www.autolux.co.id atau bisa langsung datang ke salah satu lokasi bengkel kami.

Mesin mobil sulit dinyalakan saat dingin karena beberapa faktor, antara lain:

  • Aki lemah. Aki merupakan komponen penting yang berfungsi untuk menghidupkan mesin mobil. Jika aki lemah, maka tegangan yang dihasilkan tidak cukup untuk memutar starter dan menggerakkan mesin.
  • Busi kotor atau rusak. Busi berfungsi untuk memercikkan api ke ruang bakar untuk menyalakan campuran bahan bakar dan udara. Jika busi kotor atau rusak, maka percikan api yang dihasilkan tidak cukup untuk menyalakan mesin.
  • Kompresi mesin rendah. Kompresi mesin adalah tekanan yang dihasilkan oleh piston saat bergerak ke atas. Kompresi mesin yang rendah akan membuat mesin sulit dinyalakan, terutama saat dingin.
  • Masalah pada sistem bahan bakar. Sistem bahan bakar yang tidak berfungsi dengan baik dapat menyebabkan mesin sulit dinyalakan. Hal ini bisa disebabkan oleh pompa bensin yang lemah, karburator yang banjir, atau kebocoran pada sistem bahan bakar.
  • Masalah pada sistem pengapian. Sistem pengapian yang tidak berfungsi dengan baik juga dapat menyebabkan mesin sulit dinyalakan. Hal ini bisa disebabkan oleh kabel busi yang putus, koil pengapian yang rusak, atau distributor yang bermasalah.

Berikut adalah beberapa tips untuk mengatasi mesin mobil yang sulit dinyalakan saat dingin:

  • Pastikan aki mobil dalam kondisi prima. Lakukan pengecekan aki secara rutin untuk memastikan bahwa tegangannya masih dalam batas normal.
  • Bersihkan atau ganti busi. Jika busi kotor atau rusak, maka gantilah dengan busi yang baru.
  • Panaskan mesin. Sebelum memulai perjalanan, panaskan mesin terlebih dahulu selama beberapa menit.
  • Cek sistem bahan bakar. Jika ada masalah pada sistem bahan bakar, maka segera bawa mobil ke bengkel untuk diperbaiki.
  • Cek sistem pengapian. Jika ada masalah pada sistem pengapian, maka segera bawa mobil ke bengkel untuk diperbaiki.

Jika Anda telah melakukan semua tips di atas dan mesin mobil masih sulit dinyalakan saat dingin, maka sebaiknya bawa mobil ke bengkel untuk diperiksa oleh teknisi profesional.

Bagi anda yang ingin service mobil dengan layanan yang memuaskan dan mekanik yang berpengalaman. Autolux menyediakan jasa service mobil dengan penawaran promo yang sangat menarik. Hubungi Autolux untuk mendapatkan kenyaman dan estetika berkendara.

Sensor oksigen, juga dikenal sebagai sensor lambda, adalah perangkat elektronik yang mengukur proporsi oksigen (O2) dalam gas atau cairan yang dianalisis. Ini dikembangkan oleh perusahaan Robert Bosch GmbH pada tahun 1960-an di bawah pengawasan Dr Günter Bauman. Elemen penginderaan asli dibuat dengan bidal berbentuk zirkonia keramik dilapisi pada kedua knalpot dan referensi sisi dengan lapisan tipis platinum dan datang baik dalam bentuk panas dan pemanas.

Sensor oksigen yang paling umum digunakan adalah sensor lambda yang dipasang di dalam sistem ekzos mesin pembakaran internal. Sensor ini mengukur konsentrasi oksigen dalam gas buang dan mengirimkan sinyal ke unit kontrol mesin (ECU). ECU kemudian menggunakan informasi ini untuk menyesuaikan campuran udara-bahan bakar untuk memastikan pembakaran yang efisien.

Sensor oksigen berfungsi penting dalam menjaga efisiensi mesin dan emisi gas buang. Jika sensor oksigen rusak, mesin dapat menjadi kurang efisien dan menghasilkan lebih banyak emisi gas buang.

Berikut adalah beberapa fungsi sensor oksigen:

  • Mengukur konsentrasi oksigen dalam gas buang
  • Mengirim sinyal ke ECU
  • Mengatur campuran udara-bahan bakar
  • Menjaga efisiensi mesin
  • Mengurangi emisi gas buang

Sensor oksigen biasanya memiliki masa pakai sekitar 100.000 mil (160.000 km). Namun, sensor oksigen dapat rusak lebih cepat jika mesin mengalami masalah, seperti kerusakan katup atau piston. Jika Anda melihat tanda-tanda kerusakan sensor oksigen, seperti penurunan efisiensi mesin atau peningkatan emisi gas buang, sebaiknya segera bawa mobil Anda ke bengkel.

Kalian bisa menghubungi kami melalui Whatsapp kami di 081282600888 atau bisa melalu website kami di www.autolux.co.id atau bisa langsung datang ke salah satu lokasi bengkel kami.

Filter oli adalah komponen penting dalam sistem pelumasan mesin mobil. Filter oli berfungsi untuk menyaring kotoran, debu, dan partikel logam lainnya dari oli mesin. Kotoran-kotoran tersebut dapat berasal dari proses pembakaran, gesekan antar komponen mesin, atau kondisi lingkungan.

Penggantian filter oli secara rutin sangat penting untuk menjaga performa mesin mobil. Berikut adalah beberapa manfaat mengganti filter oli setiap ganti oli:

Melindungi komponen mesin dari kerusakan. Filter oli yang kotor tidak dapat menyaring kotoran dengan baik. Akibatnya, kotoran-kotoran tersebut dapat terbawa ke komponen mesin dan menyebabkan kerusakan.
Menjaga kualitas oli mesin. Kotoran yang tersaring di filter oli dapat menurunkan kualitas oli mesin. Oli mesin yang berkualitas buruk tidak dapat melumasi komponen mesin dengan baik, sehingga dapat menyebabkan kerusakan.
Meningkatkan performa mesin. Oli mesin yang bersih dan berkualitas dapat membantu mesin bekerja lebih efisien dan menghasilkan tenaga yang lebih besar.
Secara umum, filter oli sebaiknya diganti setiap 5.000 km atau 6 bulan sekali, sesuai dengan rekomendasi pabrikan. Namun, jika mobil sering digunakan untuk berkendara di kondisi yang ekstrem, seperti jalan berdebu atau berlubang, maka filter oli sebaiknya diganti lebih sering, yaitu setiap 2.500 km atau 3 bulan sekali.

Berikut adalah beberapa tanda bahwa filter oli perlu diganti:

Oli mesin berwarna hitam pekat. Hal ini menandakan bahwa oli mesin sudah terkontaminasi oleh kotoran.
Terdapat endapan kotoran di dasar bak oli. Endapan kotoran tersebut berasal dari filter oli yang sudah kotor.
Mesin terasa kasar atau bergetar. Hal ini dapat disebabkan oleh kotoran yang terbawa ke komponen mesin.
Jika Anda menemukan salah satu tanda-tanda tersebut, sebaiknya segera ganti filter oli.

Jika ingin melakukan pergantian filter oli kalian bisa menghubungi kami melalui Whatsapp kami di 081282600888 atau bisa melalu website kami di www.autolux.co.id atau bisa langsung datang ke salah satu lokasi bengkel kami.